Senin, 17 Februari 2020

Pertemuan di Hutan Pinus


Assalamualaikum,
Halo semua apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia. Alhamdulillah tahap demi tahap kuliah bunda cekatan terlewati. Tantangan yang tak mudah memang, dibarengi kejutan di setiap pekan. Wow ulat cantik harus update. Seperti pekan kelima, kali ini ulat cantik harus mencari teman baru yea.


Perut ulat cantik yang kenyang sedang hehe, maksudnya tak berlebihan masih bisa membuatnya lincah bergerak. Melangkah anggun bak peragawati keluar dari hutan apel nan ranum menggoda. Berbekal peta dan kacamata kuda, ulat cantik menuju sebuah hutan pinus yang lebat.

Di hutan pinus semua ulat beristirahat sejenak, membangun tenda kebersamaan, menyalakan api unggun kehangatan dan saling sapa penuh cinta. Di sana sudah ada Kak Peni yang penuh semringah ikut mendengar cerita semua ulat.

Tapi bagaimana jika berkumpul bersama belum saling kenal? Hanya hangat di satu keluarga? Aha..Di sinilah tantangannya teman. Ulat cantik diminta keluar dari tenda dan berjalan di antara api unggun yang menyala untuk berbaur dengan keluarga lain. Sehatkah mereka? Sudah kenyang dengan nutrisi makanannya? Bahagiakah mereka? Apa kelas favoritnya? The power of question.

Mulailah ulat cantik mengatur strategi yang menguji kemampuan interpersonal ini. Pertama ulat mengamati dulu ulat yang hilir mudik di sekeliling api unggun dengan wajah ramah. Tebar pesona mengembangkan jaring.

Hasilnya, Alhamdulillah mulai hari Jumat, Sabtu messenger mengirim notif adanya teman baru. Wow, menyenangkan berkenalan dengan teman dari berbagai regional. Selain messenger ada juga yang berkenalan lewat WA. Secara keseluruhan ulat cantik dapat 16 teman yang intens dalam berkenalan. Bukan sekedar salam kasi form dan menghilang olala. Yang begini ulat cantik ga bisa bertanya balik apa kelas favoritnya hehe.

Tapi rasa tak pernah salah, dalam perkenalan hampir semua memakai cara ngobrol seperti kawan lama i love it. Semoga silaturahmi kita berkah ya, izin mengangkut ke jurnal kelima ulat cantik.

Berikut daftar teman baru ulat cantik. MasyaaAllah.

1. Indah Catur Hartatiningsih dari regional Semarang. Keluarga Uluwatu.
2. Panny Qurota A' yuni dari regional Bandung. Keluarga Uluwatu/ Manajemen waktu.
3. Hanan Zakiah regional Bandung. Dari keluarga manajemen emosi.
4. Rita Fithra Dewi regional Jakarta. Keluarga bahasa
5. Ratna Sari Dewi, Bandung keluarga driving.
6. Winda Ayu Retno Asih keluarga Manajemen waktu.
7. Rahmita El Jannati, Banyumas Raya keluarga manajemen waktu.
8. Titik Maryani, Bogor keluarga Coco.
9. Enggar Swan, Jember Raya keluarga Ratu dapur.
10. Nelli Eka Astuti dari Kaltara keluarga Cemara.
11. Nur Afiah regional NNP keluarga Finansial.
12. Nurlaila Muhammad regional Aceh keluarga HS
13. Evi Widyawati Pacitan, keluarga Ratu dapur.
14. Agustina Sutisna dari Kalbar keluarga manajemen waktu
15. Annisaica regional Bandung keluarga manajemen.
16. Shuffah Nur Hijrah regional Tangsel keluarga Pecinta Quran.

Nah, dari 16 teman baru lalu ulat cantik menuliskan untuk mewakili jumlah minimal yaitu 5 teman baru.

Nama teman baruku

Bertemu di Hutan Pinus

Malam semakin dingin, tapi api unggun terus menyala menebarkan kehangatan. Pantulan terangnya menerangi wajah-wajah bahagia. Ah, pertemuan di hutan pinus yang sangat berkesan bagi semua.

Teman-teman baru yang menyenangkan saling bercerita.  Tentang nama lengkap, asal regional, dari keluarga apa, dan yang mana kelas favoritnya. Oh iya pasti alasannya juga mengapa memilih kelas tersebut. Ulat jadi makin tahu, bahwa kebutuhan belajar setiap teman berbeda. Semua mencari sesuai dengan porsi yang direncanakan dan diperlukan. Semoga sehat ya teman dengan makanannya.

Donut Gluten Free

Mengitari api unggun di area camping ground makin mengasyikkan. Sembari memegang secangkir teh panas, ulat cantik juga menyajikan camilan sehat yaitu donat gluten free untuk menemani malam dingin yang menyusup tulang. Donut manis dengan pewarna alami yang menyehatkan. Perkenalan lancar, mengemil tetap jalan hehe. Hidup para ulat cantik.

Donut spesial 

Donat gluten free cepat berpindah tangan. Dan terlihat keluarga manajemen waktu membutuhkan jumlah potongan donut terbesar.  Ini menunjukkan bahwa manajemen waktu menjadi kelas favorit dan dicari para ulat sesuai kebutuhan.

Donat pun terbagi, emm lezatnya. Sajian sederhana namun terasa nikmat karena disantap bersama teman-teman baru dan keluarga. Maka bersyukurlah dipertemukan dengan saudara sevisi yang terus berjuang belajar menjadi lebih baik.

Hai, ulat cantik tetaplah merasa bahagia dan semangat menghadapi tantangan berikutnya. Ayo, cepat masuk ke tenda, jangan lupa pakai jaketnya agar tetap hangat dan tidur dengan berkualitas. Selamat menunggu esok di hutan pinus yang menghipnotis semua dengan pesonanya.

Ulat cantik pun tertidur. Sementara di luar, gerimis cantik mulai membasahi tenda. Krik..krik..suara jangkerik bak simfoni malam yang menghanyutkan pendengarnya ke alam mimpi.


Wassalamualaikum

Bunda Cekatan Batch 1
IIP Lampung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Silahkan komentar yang baik dan sopan, agar saya bisa mengunjungi balik blog anda.

Komitmen GGF dalam Menerapkan Ekonomi Sirkular untuk Bumi yang Lebih Lestari

Pagi yang cerah, hiruk-pikuk pedagang di pasar tradisional terdengar riuh. Dengan tetap memakai masker aktivitas jual beli berjalan normal...

Popular Posts