Minggu, 11 Maret 2018

Pohon Literasi Slumuth Family





Assalamualaikum

Apa kabar teman di hari Ahad ini? Semoga weekend bersama keluarga seru dan menyenangkan. Melakukan agenda apapun jika bersama keluarga tercinta menjadi suatu hal yang luar biasa. Nah di Slumuth Family melakukan apa hari ini..ikuti terus yuk.


Memasuki hari kesebelas di game level 5, makin seru tantangan membaca bukunya. Dan di Slumuth Family tidak membeli yang baru, kecuali satu buku karena berkaitan dengan tugas di bunda sayang kelas koordinator untuk membuat jurnal belajar.

Hari ini paksu yang membaca buku untuk merimbunkan pohon literasi. Judulnya Top Words 2 dengan penulis Billy Boen dan memilih sub judul tentang CEO Kaskus. Wah..apa ya isinya? Karena terus terang saja soal ini saya tidak begitu paham.

Kata paksu, buku ini berisi kisah inspiratif dan sukses orang - orang top Indonesia. Kisah tentang sejarah berdirinya Kaskus.

Selama ini banyak yang lebih mengenal Andrew Darwis sebagai pendiri Kaskus. Awalnya memang Kaskus didirikan pada tahun 1999 oleh Andrew dan dua temannya, Rhonald dan Budi, untuk memenuhi tugas kuliah di Seattle University.

Kemudian melihat perkembangan Kaskus, Ken Dean Lawadinata yang masih sepupu Andrew, mengajak Andrew untuk membuka Kaskus di Indonesia. Dengan kemampuan Ken di bidang finance kemudian Kaskus menjadi perusahaan e-commerce yang profitable dengan ciri tetap mempertahankan sebagai forum berkumpul berbagai komunitas di Indonesia.

Saya pun manggut - manggut, idenya benar - benar up to date. Semasa kuliah di Seattle, Ken ternyata juga pengguna Kaskus. Dan kaget saat tahu bahwa pendiri Kaskus adalah sepupunya sendiri.

Dan tahun 2008  Ken mengajak Andrew untuk memindahkan Kaskus ke Indonesia. Sejak masih di Amerika, Ken juga sudah membantu Andrew untuk mencari beberapa iklan. Ken berpikir jika seperempat saja iklan bisa masuk Kaskus, maka itu sudah menjadi modal bagi perusahaan. Saat itu, iklan didominasi detik.com.

Analisa bisnis yang tajam dan penuh perhitungan menurut saya hehe.
Setelah setengah tahun Kaskus berdiri di Indonesia, Andrew akhirnya menyusul Ken. Meskipun bersaudara, Ken dan Andrew sepakat harus ada yang menjadi leader, pengambil keputusan. Diibaratkan sebuah kapal memerlukan seorang kapten. Dan diputuskan bahwa Ken sebagai CEO Kaskus.



Karena Ken adalah seorang pemimpin yang memiliki keyakinan, bukan pemimpin keras kepala. Keras kepala adalah ngotot terhadap sesuatu sedangkan keyakinan adalah hasil dari pertimbangan banyak hal. Sementara Andrew lebih fokus pada teknikal.

Ken menerapkan sistem kepemimpinan yang berorientasi pada result dalam menjalankan Kaskus secara profesional. Jam kerja di Kaskus tidak dibatasi seperti kantor pada umumnya. Namun seperti bagian finance mau tak mau mengikuti jam kerja bank.

Ken juga tegas namun terbuka pada ide - ide dan inovasi baru. Dalam menilai karyawan tidak hanya melihat hasil tapi juga attitude. Jika attitude baik, mereka bisa diajari dan diajak berdiskusi. Mereka adalah tim yang harus bisa kerjasama.

Goal terbesar adalah 50% dari total jumlah penduduk di Indonesia menggunakan internet. Wah sepertinya ini tercapai ya..

Dari buku yang dibaca bahwa passion dan time menjadi hal penting. Bahkan keputusan untuk menghapus konten dewasa justru membuat pengguna Kaskus makin banyak, juga makin banyak perempuan yang ikut bergabung.

Dengan kunci berinovasi tiada henti agar Kaskus terus berkembang dan tidak tergerus jaman. Untuk itulah tim Kaskus terus bergerak dan beradaptasi.

Walau terkadang apa yang didapat di sekolah tidak terpakai di dunia kerja. Namun cara menghandle, kerjasama,  dan mindset terbentuk dari pendidikan. Maka pendidikan menjadi hal penting yang harus dimiliki seseorang untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan sekitarnya.

Finally, Ken menuturkan

'' We have to be different. Kalau kita mau sama saja dengan orang lain, kita hanya menjadi orang biasa. Semua orang punya hak yang sama untuk mendapatkan ssuatu, seperti sekolah SD, SMP, SMA, kuliah, tapi hasilnya berbeda. Kita harus sadar bahwa in real life, jangan mengharapkan hasil sama dengan orang lain. Kalau kita bisa lebih berani, kita bisa lebih successsful.''   Ken Dean Lawadinata

Wah..semangat bisnisnya luar biasa. Termasuk dalam usahanya memiliki tim solid di Kaskus. Terus bergerak agar tidak terlindas perubahan jaman maka harus berinovasi dan beradaptasi.

Makin seru acara membaca hari ini di Slumuth Family. Bahwa setiap usaha memerlukan kerja keras, fokus dan konsisten. Ini patut dicontoh semangatnya. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum


Sumber Inspirasi
Billy Boen, Top Words 2, cetakan pertama Juni 2013, B first ( PT Bentang Pustaka )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Silahkan komentar yang baik dan sopan, agar saya bisa mengunjungi balik blog anda.

Belajar Memanah

Assalamualaikum , Halo teman semua apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia. Adakah cara yang paling mudah untuk merasa ...

Popular Posts