Minggu, 07 Januari 2018

Melatih Kecerdasan Spiritual ( SQ ) Diri Sendiri Dengan Membaca Buku





Assalamualaikum,

Halo apa kabar Ahad ceria? Kemana acara hari ini? Kalau saya dan paksu di rumah saja. Ngobrol dan nonton acara kuliner juga tentang home decor. Eits, tak terasa sudah masuk hari keempat di tantangan 10 hari. Masih melatih kecerdasan diri sendiri nih saya.


Oh iya, hari ini saya membaca buku yang berjudul Rahasia Magnet Rezeki karya Nasrullah. Untuk mrlatih kecerdasan spiritusl. Loh kok bisa sih kita jadi magnet rezeki? Menarik dan menggelitik ya..

Bukunya setebal 234 halaman dan 4 bab. Tapi saya sembari bersantai baca 1 bab saja cukup. Ya agar memahami intisari buku yang saya baca, bukan begitu hehe.
Tapi 1 bab itu juga sudah saya cicil membacanya karena menurut saya setiap kalimat yang ditulis ini wow penuh dengan nasihat yang luar biasa. Kata penulis, buku ini dicetak untuk meningkatkan kapasitas diri terutama mengenai rasa syukur.

Bab yang saya baca berjudul  The Power of Positive Thinking.




Dibuka dengan pembahasan bahwa pada dasarnya pola pikir manusia terdiri dari 2 hal, yaitu positif dan negatif. Maka jika kita ingin menarik hal baik pikirkan saja hal yang positif secara terus menerus. Jangan beri ruang untuk berpikir negatif. Karena setiap pikiran adalah doa, berpikir positif artinya berdoa untuk hal yang positif. Selalu bertobat dan memohon ampun atas segala kesalahan kita.

Kemudian yang kedua, dijelaskan pula bila nasib kita adalah proyeksi pikiran kita. Artinya seperti jika kita mengikuti sebuah presentasi, apa yang terpampang di layar itu pantulan dari apa yang tertulis di file komputer, nah komputer kita adalah otak. Em jadi setuju banget dengan ini, berusahalah memproyeksikan energi positif dalam pikiran kita maka itulah yang terpancar keluar. Wah, harus berlatih ini untuk selalu memikirka├▒ hal positif, walau bukan hal yang mudah tentunya.

Jadi ingat saat saya masih belajar di kelas Matrikulasi Koordinator IIP Batch 4, suatu hari sambil memasak saya berbicara dengan paksu.

'' Yah, doakan dan dukung ibu ya suatu saat nanti bisa jadi fasilitator juga di IIP biar bisa terus belajar untuk berbagi dan melayani juga bertemu teman - teman baru.''

6 bulan kemudian menjadi sebuah kenyataan setelah saya dinyatakan lulus dari kelas training for fasilitator bulan Desember 2017, akhirnya dapat surat tugas mengemban amanah menjadi Fasilitator Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch#5 dan membersamai teman - teman dari Jakarta 4. Yang kelasnya akan dimulai tanggal 22 Januari 2018 secara serentak seluruh Indonesia dan luar negeri.

Padahal jika dipikir, itu saya bicarakan sambil beraktivitas, wah dahsyat. Allah memang luar biasa, caranya mewujudkan impian sungguh indah.

Yang ketiga, berkaitan dengan fakta dan respon.
Jika menemui fakta atau hal yang tidak kita sukai, responlah dengan cara yang baik dan positif. Walaupun tidak mudah, selalu gunakan respon yang positif.

Keempat, fokus pada hal baik yang ingin kita lakukan dengan menghindari suudzon ( berburuk sangka ). Berburuk sangka hanya akan menghambat rezeki. Karena energi negatif yang terpancar memusnahkan hal positif di sekitar kita.

Selalu berbaik sangka  terhadap apapun yang kita alami. Yakinlah bahwa yang terjadi itu baik dan positif. Gunakan kalimat penuh semangat misal luar biasa, buagus, dahsyat. Maka energi yang terdorong keluar adalah energi positif.
Kata sulit dirubah menjadi tidak mudah, mahal menjadi tidak murah, sakit menjadi kurang sehat. Wah memang luar biasa keren ini nasihatnya. Dengan berbaik sangka akan mendorong diri untuk terus mendekatkan diri pada sang pemilik rezeki, dan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang mudah bersyukur. Jika kita bersyukur insyaAllah nikmat juga akan ditambah.

Terakhir, tinggalkan asupan - asupan negatif seperti tayangan infotainment yang berbau gosip dan ghibah, kontent negatif yang tak berguna. Asah terus diri dengan selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah dan terus bersyukur apapun kondisi kita.  Rezeki dimulai dari hal baik yang kita terima, teman - teman baru, ilmu baru, suasana baru, yang semuanya datangnya dari Allah. Hati yang bahagia, pasangan yang baik, keluarga besar yang baik, tetangga yang baik. Alhamdulillah.

Demikian catatan tantangan hari keempat di Slumuth Family. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum

Sumber :

Nasrullah, Medan Magnet Rezeki, Elex Media Komputindo, Cetakan ke - 2 November 2016, PT Gramedia Jakarta

Pengalaman Pribadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Silahkan komentar yang baik dan sopan, agar saya bisa mengunjungi balik blog anda.

Kreatif Menjadikan Hidup Lebih Berwarna

Assalamualaikum , Tak terasa bulan Desember sudah hampir setengah perjalanan dilalui. Coba kita pikirkan, hal apa saja yang terlaksana ...

Popular Posts