Sabtu, 22 September 2018

Review 3 Game Level 11 Pentingnya Pendidikan Seksualitas




Assalamualaikum,

Malam ini ternyata sudah masuk presentasi ketiga. Dan kali ini yang naik ke panggung adalah kelompok 1, dengan mengangkat tema Pentingnya Pendidikan Seksualitas. Nah saya pun ikut aktif mengikuti sesinya.



Sebelum masuk lebih dalam, disajikan sebuah slide tentang pengertian apa itu seks, seksualitas dan pendidikan seksualitas.


Namun memang terkadang pendidikan seksualitas bagi sebagian orang menjadi hal tabu dan saru untuk dibicarakan. Padahal jika melihat lebih ke dalam, masalah pendidikan seksualitas seharusnya diajarkan dari rumah sehingga anak - anak tidak mencari tahu dari luar.

Kemudian, kelompok 1 menitik beratkan pada pentingnya pendidikan seksualitas pada anak. Dengan latar belakang yang diambil dari hasil penelitian yang membuat mata ini terbelalak ngeri.

Anak sekarang tumbuh lebih cepat dari generasi orangtuanya. 48% anak laki - laki usia 10 - 11 telah mengalami mimpi basah dan 52% anak  perempuan usia 9 tahun telah mengalami menstruasi karena banyak faktor.


Mereka baligh lebih cepat tapi aqil belum. Sehingga tidak mengerti tentang perubahan yang terjadi. Sehingga anak - anak yang memasuki masa baligh dan mengenal pornografi tetapi tidak mendapatkan pendidikan seksualitas akan mengalami bahaya sangat besar. Termasuk perilaku penyimpangan seksual.

Diskusi berlanjut dengan tanya jawab, bagaimana cara mencegahnya?

Cara mencegahnya adalah
1. Berikan edukasi sejak dini tentang perbedaan jenis kelamin laki - laki dan perempuan.
2. Disampaikan bahwa laki - laki akan mengalami mimpi basah  dan perempuan menstruasi.
3. Ajarkan mandi wajib menghilangkan hadas besar
4. Anak laki - laki belajar tentang mimpi basah dengan ayah, dan anak perempuan belajar tentang menstruasi dengan ibu.
5. Ajak pihak sekolah untuk ikut mengedukasi.

Namun menjadi masalah jika anak - anak di rumah dipersiapkan dengan baik tapi lingkungan sekitar tidak. Maka sebagai orangtua, kita juga sebaiknya ikut mendidik dan mengawasi teman bermain anak kita dengan cara mengenal mereka dan keluarganya.

Memberikan pondasi yang kuat akan membantu anak menghadapi dunia luar yang penuh tantangan.

Siapa saja yang berperan?
Tentu saja orangtua, sekolah, dan masyarakat. Dan pendidikan seksualitas diajarkan sesuai fase usia.


Jadi kesimpulannya adalah bahwa memberikan pendidikan seksualitas sesuai fase usia sangat penting untuk mempersiapkan anak menuju masa baliqh yang bertanggungjawab dan sesuai tuntunan agama. Aqil dan baligh sesuai jenis kelamin. Orangtua bersama sekolah dan masyarakat seharusnya menjadi satu kesatuan untuk saling mendukung dan memberikan pendidikan seksualitas yang benar dan ilmiah.

Sesungguhnya anak - anak adalah aset dunia dan akhirat. Melindungi dan mendidiknya adalah sebuah amanah langsung dari Allah. Yuk sayangi anak kita dan teman - temannya. Demikian review tugas bunda sayang level 11 untuk hari ke -3 . Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum

Sumber
Presentasi kelompok 1 bunda sayang 3, Sumatera 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerdas Melakukan Sensor Mandiri, Melindungi Generasi Berprestasi dan Punya Jati Diri

Zaman sekarang, siapa yang belum pernah menonton film atau tayangan program di televisi? Rasanya semua pernah menonton, walau tentu saj...

Popular Posts