Sabtu, 09 Juni 2018

Mensurvei Lagi





Assalamualaikum,

Hai teman - teman, apakah sudah suasana mudik? Bagaimana dengan laporan proyeknya? Yea, sambil mudik tetap harus semangat ya. Semoga semua lancar. Oh iya hari ini sudah masuk hari ke - 29 di Ruang Berkarya Ibu, Institut Ibu Profesional. Rasanya jika saling sharing bersama teman - teman makin seru saja.


Dan hari ini, saya masih ingin mengulas tentang icip - icip produk sejenis. Kalau dalam bahasa pemasaran, makin banyak yang dilihat, dicicip, makin banyak ilmu yang didapat. Tapi memang benar, jika setiap produk ternyata memiliki keunikan dan rasa khas tersendiri.

Nah, untuk produk sejenis kali ini yang saya beli dan cicipi rasanya adalah buatan rumahan. Tapi yang ini unik sekali karena sambalnya ada jejak rasa ikan di lidah. Wow, ternyata dipadukan nasi putih pulen pas sekali dan pedasnya nampol.

Produk ini, juga dikemas apik dalam botol plastik dan rapat, sehingga isinya aman dan tidak tumpah. Warnanya merah kecokelatan menandakan banyak menggunakan cabai besar dan rawit. Karena ada campuran ikan membuat sambal berwarna kecokelatan. Sambal ini pedas terasa bahkan biji cabainya pun masih jelas terlihat. Tampaknya sang pembuat sengaja membuat sambal dengan tehnik blender kasar atau giling kasar.

Yang istimewa adalah sambal ini ada aroma ikan asap yang kuat. Jadi rasanya pedas, legit, dan khas sekali. Saya merasa bahwa pembuatan produk sambal rumahan ini juga menggunakan bahan khusus atau bahan lokal. Cincangan daging ikan juga terlihat saat sambal dikeluarkan dari botol.

Soal harga, termasuk kompetitif untuk produk rumahan yang jelas akan berbeda dengan jenis sambal dari produksi massal. Produk rumahan biasanya memiliki harga lebih tinggi dibandingksn produksi massal. Karena jumlah bahan baku, biaya produksi juga lebih tinggi.

Dari survei kedua ini, banyak catatan penting yang dapat saya amati untuk pengembangan rencana produk dari LINDA FOOD. Ternyata bahwa setiap botol sambal yang saya beli dan cicipi menimbulkan pengalaman tersendiri. Artinya, kita harus belajar memahami dan mencari apa yang akan ditonjolkan untuk rencana produk yang akan dirilis.

Demikian laporan progres hari ke - 29 dari rencana proyek LINDA FOOD di Ruang Berkarya Ibu, Institut Ibu Profrsional. Semoga makin hari makin menemukan cita rasa khas yang ingin dijadikan ikon produk. Doakan saya ya, tetap semangat.


Wassalamualaikum


Linda Dwihapsari, kelompok 35
#RuangBerkaryaIbu
#IbuProfesional
#MandiriBerkaryaPercayaDiriTercipta
#KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu
#Proyek2RBI
#Day29

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mensupport Kegiatan Slumuth Family Project

Assalamualaikum , Tak terasa kegiatan merencanakan proyek kedua di Ruang Berkarya Ibu sudah masuk hari ke - 31. Dan puasa juga suda...

Popular Posts