Senin, 21 Mei 2018

Achiever Yang Tak Kenal Lelah






Assalamualaikum,

Halo teman, apa kabar semua? Semoga selalu sehat dan bahagia. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hari berganti Ramadhan pun sudah memasuki hari yang kelima. Dan tantangan game level 7 kali ini, di Slumuth Family masuk hari yang keempat. Wah kira - kira apa yang bisa saya tuliskan ya? Mari yuk terus baca ceritaku ya....


Diminta mengamati orang terdekat dengan kita, dan saya tentu saja berkolaborasi dengan paksu. Dengan keseharian,  biasa ada family forum, saling berbagi tugas, tolong - menolong berdua itu rasanya saat diminta mengamati, mengobservasi, orang terdekat kita bukanlah sesuatu yang mudah. Justru karena sudah terbiasa dengan ritme keseharian, maka saya  dituntut untuk lebih jeli dan peka memilah mana yang polanya berulang dan tampak membuat paksu berbinar bahagia. Nah, jadi harus benar - benar teliti.

Paksu termasuk tipe yang aktif, kalau dari gaya belajar masuk kinestetik jadi maklum gerak aktivitasnya banyak sekali, seperti bola bekel hehe..

Selepas sahur, melanjutkan ibadah Subuh ke masjid, mendengar tausiyah dan sampai di rumah hari sudah terang. Kemudian membantu saya dan bersiap mandi. Berangkat ke kantor sampai waktu pulang sore.

Melanjutkan cek dan ricek apa yang harus dibeli untuk make over dapur. Sambil memilah barang - barang yang tidak terpakai di gudang, bisa diberikan pihak lain. Bedug magrib berkumandang dan waktu berbuka tiba lanjut bersiap menuju masjid berlanjut tarawih sampai selesai.

Sampai di rumah masih berkutat dengan laptop dan menulis artikel untuk blog paksu. Kemudian mengecek hal - hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Wow benar - benar full energi.

Sampai saya melontarkan pertanyaan sambil bergurau '' Ayah, apa ga merasa lelah? Kok dari tadi belum rehat, bergerak terus melakukan ini itu?''

Dan paksu menjawab kalem '' Enggak Bu, biasa saja. Karena semua yang Ayah kerjakan sudah ditulis di catatan kecil. Hari ini rencana melakukan apa saja.''

Satu hal yang makin membuat saya paham kelebihan paksu, yaitu terencana, detil bahkan agenda hariannya pun ditulis dengan runut. Jika sudah dikerjakan dicentang. Sesuai bahasa bakat administrator. Dan itu membuat saya juga melakukan hal yang sama, saya juga administrator hehe..

Keuntungannya, berdua jadi lebih bisa mengontrol agenda mana yang sudah beres dilakukan, mana yang belum, sehingga tidak tumpang tindih dan menumpuk. Alhamdulillah, melakukan sesuatu dengan tertib lebih membuat nyaman dan waktu dapat diatur untuk hal lain. Terutama ibadah di bulan Ramadhan.

Demikian cerita hari ini di Slumuth Family, sesungguhnya waktu tidaklah pernah kembali lagi. Maka gunakan dengan sebaik - baiknya. Dampingi orang terdekat dengan penuh kasih sayang dan lihatlah dampak yang akan kita rasakan. Itu sungguh menakjubkan. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum,

#SlumuthFamilyJourney
#SemuaAnakaAdalahBintang
#InstitutIbuProfesional
#KelasBundaSayang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerdas Melakukan Sensor Mandiri, Melindungi Generasi Berprestasi dan Punya Jati Diri

Zaman sekarang, siapa yang belum pernah menonton film atau tayangan program di televisi? Rasanya semua pernah menonton, walau tentu saj...

Popular Posts