Jumat, 09 Maret 2018

Pohon Literasi Slumuth Family




Assalamualaikum

Apa kabar Jumat yang penuh keberkahan? Semoga selalu penuh semangat dan energi baru dalam menjalani aktivitas.  Hari ini di Slumuth Family terus asyik merimbunkan pohon literasi. Wah apa ya buku yang dibaca kali ini? Penasaran kan..kan..


Tak terasa sudah mulai memasuki hari kesembilan di game level 5, kelas bunda sayang Institut Ibu Profesional tahun 2018. Semua bunda pembelajar diminta untuk menstimulasi minat baca, mendorong rasa suka membaca setiap anggota keluarga.

Membaca merupakan gerbang pengetahuan. Dan dasar dalam menyibak rahasia ilmu pengetahuan. Asyiknya hari ini paksu yang membaca buku kesehatan '' Mengapa Nabi Tidak Mudah Sakit'' mengambil judul '' Sehat Melalui Pola Tidur Nabi.''



Paksu, seperti biasa sepulang kerja ada agenda belajar bahasa. Nah setelahnya baru mengobrol dan membaca sambil menceritakan isi buku yang dibacanya. Buku ini ditulis olehAsadullah Al Faruq dan diterbitkan oleh As - Salam.

Membaca awal judulnya tentang menjaga kesehatan melalui pola tidur begitu penuh makna. Membuat penasaran. Apa dan bagaimana yang dicontohkan Nabi.  Ya..siapa yang tak tahu dengan utusan Mulia ini. Begitu sayang pada umatnya dan selalu memberikan teladañ térbaik sepanjang sejarah jaman.

Tidur merupakan nikmat yang diberikan Allah,

'' Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karnia - Nya ( pada siang hari ) dan agar kamu bersyukur kepada - Nya.'' Qashash 73

Tidur juga merupakan sarana istirahat setelah beraktivitas seharian. Lantas tidur yang bagaimana nih agar mendukung kesehatan? Mari dilanjut bacanya...jangan ngantuk ya hehe.

Menurut Ibnu Qayyyim Al - Jauziyah, tidur memiliki dua manfaat :
1. Mengistirahatkan seluruh anggota tubuh sehingga bebas dari lelah.
2. Agar sempurna metabolisme tubuh dalam mengolah makanan.

Bagaimana Tidur Nabi?

Tidur Rasulullah merupakan cara tidur terbaik dan sangat bermanfaat bagi tubuh, akal, dan kesehatan.

1. Waktu
a. Rasulullah biasa tidur pada bagian awal malam setelah shalat Isya, bangun di sepertiga malam.

b. Rasulullah setelah qiyamul lail, istirahat sejenak sebelum masuk waktu Subuh.

c. Rasulullah tidur sejenak setelah Dhuha dan berakhir sebelum masuk waktu Zuhur.

2. Tempat
Rasulullah tidur di atas tikar yang terbuat dari dedaunan. Dimaksudkan agar tidak terlena dan mengingatkan untuk bangun saat tidur sudah cukup.

3. Posisi
Rasulullah tidur dengan posisi berbaring menghadap ke kanan atau tidur pada sisi tubuh sebelah kanan. Tidur miring di atas lambung kanannya, kedua betis sedikit ditekuk, dan tangan kanan diletakkan di bawah pipi, sambil menghadap arah kiblat.

4. Etika Tidur Rasulullah

a. Berwudhu terlebih dahulu
b. Memulai tidur dengan miring ke kanan
c. Mengucapkan dzikir dan doa sebelum tidur
d. Ketika bangun tidur, sebelum berdiri mengucapkan doa bangun tidur.

Wah...luar biasa ya tuntunan dan tahapannya. Saya rasa semua bisa dengan mudah mempraktikkan. Emm ayo dicek masing - masing sudah benar belum posisi tidurnya? Biar sehat ya aamiin.

Jadi pola tidur yang baik adalah posisi yang selalu dipraktekkan beliau. Tidur pada posisi miring ke kanan adalah salah satu langkah medis paling impresif yang mempermudah batang tenggorokkan kiri dalam mempercepat sekresi lendir.

Tidur jangan telentang terlalu lama, karena mengakibatkan adanya pernafasan mulut yang tidak baik untuk kesehatan. Tidur juga tidak disarankan tengkurap untuk menghindari terjadinya sesak napas saat tidur.

Ada pula waktu tidur yang tidak baik, seperti tidur setelah makan, tidur sepanjang hari, tidur setelah Subuh, tidur waktu Ashar, tidur sebelum Isya dan tidak tidur. Ya karena tubuh memiliki hak untuk istirahat yang harus ditunaikan.

Hendaklah setiap kita berlaku adil bahkan pada diri sendiri. Beri waktu untuk beraktivitas, tunaikan waktu untuk beristirahat. Istirahat secara cukup dan waktu yang tepat adalah salah satu rahasia kesehatan Rasulullah.

Sebagai teladan utama yang membawa risalah, Rasulullah menjadi contoh yang sempurna. Bahkan posisi tidur yang sehat dalam Islam pun diajarkan pada umatnya. Menjadi umat yang kuat tak cukup hanya banyak, tapi juga harus sehat. Setuju..

Demikian tadi cerita keseruan membaca di Slumuth Family. Ayo gerakkan hati untuk terus suka membaca untuk menambah wawasan. Nah sudah cek posisi tidurmu belum? Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum

Sumber Inspirasi

Asadullah Al - Faruq, Mengapa Nabi Tidak Mudah Sakit, As - Salam Publishing 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Hari Ke - 2 , Menangkal Pornografi dengan Fitrah Seksualitas

Assalamualaikum, Alhamdulillah hari ini masih diberi kesempatan untuk ikut belajar di level 11 kelas bunda sayang. Level 11 mengangkat...

Popular Posts