Kamis, 01 Maret 2018

Pohon Literasi Slumuth Family


Assalamualaikum

Halo apa kabar teman? Tak terasa perjalanan saya sampai di game level 5, tentang menstimulasi minat baca. Hari ini masuk tantangan hari pertama. Dan serunya diminta membuat pohon literasi setiap anggota keluarga.


Nah, berhubung saya membaca bukunya siang saat paksu kerja, jadi yang didokumentasikan bukunya saja. Oh iya bukunya ada dua loh. Yang berjudul Medan Magnet Rezeki penulis Nasrullah dibaca oleh paksu. Sedangkan saya membaca buku dengan judul Kitab Writer Preneur penulisnya Sofie Beatrix.

Bahkan belum sempat membuat pohon literasi, jadi untuk sementara menuliskan judul buku di daun. Nanti hari Ahad baru mulai buat pohon dan rantingnya. Semangat..

Kali ini yang didiskusikan adalah buku yang saya baca. Bukunya ditulis dengan bahasa ringan tanpa menggurui.

Mengapa saya tertarik membaca buku tentang kepenulisan? Ya karena saya sedang giat menambah jam terbang untuk terus menulis. Walau masih menulis di blog, tapi ingin juga membuat tulisan yang asyik dibaca juga bermanfaat. Sejak pertama membaca buku Kitab Writer Preneur saya merasa jatuh cinta. Ini isinya mudah dipahami juga dipraktikkan.

Salah satu tips yang dibagikan adalah bahwa menulis tidak perlu menunggu tulisan bagus. Tulis saja yang ingin kita tuangkan dalam bentuk kalimat. Seiring waktu nanti akan terbiasa. Haluskan goresan penamu dengan sering berlatih.

Kemudian apa cara lain yang saya gunakan untuk menambah jam terbang? Ya tentu saja salah satunya coba - coba ikut lomba blog. Wuih..yakin bisa? Hihi..mulanya ragu - ragu, tapi dengan modal nekat dan niat kuat alhirnya Desember 2017 saya untuk pertama kakinya ikut lomba blog yang diadakan Bank Indonesia dengan tema Aku Cinta Rupiah. Dan Alhamdulillah masuk sebagai finalis bersama blogger seIndonesia.

Serunya lagi semua diundang ke Jakarta untuk mengikuti acara hari Jumat - Sabtu besok. Menulis, jalan - jalan, menambah pengalaman. Paksu makin mendukung kegiatan saya ini. Bahkan sudah tertular virus menulis juga membaca. Menulis di blog juga dengan ciri yang berbeda dengan blog saya.

Dengan membaca, menambah wawasan dan pengetahuan juga mempertajam rasa. Di Slumuth Family masing - masing dari kami memiliki tempat khusus untuk menyimpan buku. Membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan. Karena dengan adanya Slumuth Family Reading Time, hari - hari menjadi penuh cerita dan warna. Demikian cerita hari pertama di Slumuth Family, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sambal Kedondong, LINDA FOOD Day 71

Assalamualaikum , Halo berjumpa lagi dengan LINDA FOOD untuk bercerita tentang progres rencans project di Ruang Berkarya Ibu. Kali...

Popular Posts