Minggu, 04 Februari 2018

Mengamati Gaya Belajar Pasangan




Assalamualaikum

Berjumpa lagi dengan saya, dan hari ini masuk hari keempat di tugas bunda sayang. Game level 4 mengamati gaya belajar. Kali ini apa ya yang menarik?


Mengamati gaya belajar pasangan harus jeli dan mencatat dengan cermat. Contohnya hari ini, walau hari ahad, paksu tetap meluangkan waktu membuka laptop dan mengecek hal yang berkaitan dengan pekerjaan besok. Tapi rupanya si merah laptop sedang manja alias mogok.

Alhasil tidak bisa menyambungkan dengan wifi. Sepertinya ada yang perlu dicek. Terdiam paksu sambil mendatangi saya yang sedang merapikan lemari pakaian.

'' Kapan nih Bu mau pergi belanja, katanya mau beli bahan untuk eksekusi lomba resep?''

Saya pun memjawab '' ya nanti sore, Yah setelah beresan nih. Coba yuk ditulis saja dulu yang mau dibeli biar ga lupa.''

Dan paksu mengambil catatan mulai menulis. Berdua kami saling mengingat jangan sampai ada yang terlewat. Deadline lomba besok malam. Huaa....deg - degan penasaran.

'' Oh iya, jangan lupa juga sekalian cari kado untuk 2 teman kita yang lahiran.'' Saya menambahkan.

'' Siap, beres. Semua sudah ditulis.'' Sambil paksu menunjuk kertas di meja kecil.

Selepas Ashar, kami pun pergi ke pusat perbelanjaan. 5 menit dari rumah, dan langsung menuju ke pojok perlengkapan bayi. Paksu bagi saya adalah patner belanja yang menyenangkan, maksudnya saat menemani , ya akan bersama saya bukan diam duduk di pojokan sementara saya sibuk sendiri.

Dan sangat membantu kegalauan saya saat harus memilih. Biasa emak - emak sambil memilih tentu akan bertanya " ini bagus ga?"
Kemudian akan memegang yang warna lain dan bertanya " kalau yang warna ini bagus juga kan?"
Maka dengan senang hati paksu akan menjawab dengan alasan yang masuk akal juga, mungkin maksudnya  agar saya tidak kelamaan memilih hihi.....


Hasil memilih 


Setelah selesai memilih dan mendapatkan nota. Langsung antri untuk membayar ke kasir no 1.

Paksu seperti biasa yang mengantri, saya berdiri tak jauh dari ayank beb juga hihi.. Tak perlu waktu lama transaksi selesai, dan kami sebelum pergi mengecek barang juga nota.

'' Loh, ini seperti ada yang salah nih Yah, mbaknya tadi menyebut angkanya kurang Rp 50.000,-.'' Saya berikan nota ke paksu.

Paksu mengecek juga dan langsung menuju kasirlah kami berdua. Dan menjelaskan kalau kami kurang bayar Rp 50.000,- kepada petugas kasir. Mbaknya yang tugas malah bingung. Akhirnya paksu menunjukkan nota dan menjelaskan perlahan. Mbaknya mulai paham, saya juga menambahkan nanti bisa tombok karena salah hitung.

Alhamdulillah, akhirnya masalah beres, jadi saya tambah bayar sebesar Rp 50.000,- sesuai nota. Dan mbk yang tugas bersama dua temannya mengucapkan terima kasih. Lega rasanya hati ini, untung tadi dicek di dekat kasir. Kalau tidak dicek, alamat nombok mbaknya kasihan.

Dari aktivitas tadi ada hal yang menjadi perhatian saya, saat paksu bercakap, menjelaskan. Siap dicatat.
Setelah itu kami berbelanja kebutuhan untuk lomba resep.

Akhirnya setelah semua beres, kami pun pulang ke rumah dan berisirahat. Sampai rumah sebelum magrib. Hari ini penuh hikmah yang dipetik. Tetap semangat bersama Slumuth Family. Demikian catatan hari ini, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Garam sebagai Pemberi Cita Rasa Asin

Assalamualaikum , Halo apa kabar semua? Hari ini sungguh hari yang padat kegiatan dan menyenangkan. Bulan ramadhan berjalan dengan l...

Popular Posts