Selasa, 09 Januari 2018

Melatih Kecerdasan Emosional ( EQ ) Diri Sendiri




Assalamualaikum,

Apa kabarnya? Wah tak terasa sudah masuk hari keenam nih ditantangan 10 hari game level 3. Sejak siang mendung dan malam hujan deras, signal pun ikut malu - malu muncul. Tapi tetap semangat.


Oh iya, kali ini saya mau menuliskan tentang latihan saya berkaitan dengan kecerdasan emosional,  yaitu tentang menjalin hubungan dengan orang lain. Tadi diskusi dengan paksu apa yang saya alami masuk ke dalam kecerdasan interpersonal.

Lalu apa nih ceritanya? Saya mulai ya? Ceritanya hari Senin kemarin saya bersama panitia family gathering IIP Lampung mengadakan survey ke lokasi, yaitu Camp 91. Untuk keperluan itulah sejak subuh, saya langsung terjun ke dapur membereskan urusan domestik. Rumah pun sudah beres rapi.

Jam 07.50 WIB beres dan saya menunggu angkot di depan rumah, ya sebagian panitia berkumpul di sekretariat dan sebagian langsung ke lokasi. Tak lupa saya membawa potluck singkong rebus dan botol minum. 5 menit kemudian tiba di sekretariat ( rumah Mba Indarwati ) dan saling menyapa.

Setelah siap, kami berempat, saya , Mba Evi, Mba In,dan Mba Elsy berangkat dengan menggunakan jasa taksi online. Emm sepanjang perjalanan kami saling ngobrol seru tentang rencana acara. Kira - kira 20 menit kami tiba di lokasi dan bertemu teman - teman lain.

Langsung saling menyapa tanpa canggung, kami semua merasa saling rindu jika lama tak bertemu, bahkan walau setiap hari menyapa di grup. Kami memilih sebuah gazebo untuk saling berbincang dan membuka potluck tentunya.Kalau sudah bertemu wah..ramenya...tak lama kemudian kami saling berdiskusi tentang konsep acara dan booking tempat. Yang utama juga cek spot yang memungkinkan untuk mendukung acara kami.

Karena acara family gathering ini pesertanya lebih banyak dari acara biasa jadi antusias dan semangat panitia begitu terasa dalam tiap diskusi online maupun offline.

Tak lupa pula, saya mencatat hal - hal yang didiskusikan di sebuah buku kecil yang akan dishare digrup panitia. Asyiknya kalau punya tim yang kompak, semua hal menjadi lebih ringan dan menyenangkan.

Setelah dirasa cukup, kamipun berfoto untuk mengabadikan moment kebersamaan yang indah. Waa kalau sudah foto, gayanya ga kalah dengan anak muda hehe. Eh ada properti caping petani juga yang bisa dipakai. Jepret jepret senyum xixi.







Setelah puas berfoto dan taksi yang dipesan datang, kami pun bersiap pulang. Dan acara masih dilanjut di sekretariat dengan suasana santai. Ya karena lama tidak bersua makanya banyak hal yang menjadi perhatian untuk perkembangan IIP Lampung ke depannya.

Kalau menurut teman - teman, saya orang yang supel, ramah, ceria, suka bercerita dan menularkan semangat pada yang lain. Hampir sama saat saya bulan ini menjadi koordinator bulanan di Kelas Bundsay 3 Sumatera 2, menurut teman - teman saya suka menularkan semangat dan membantu mengingatkan tentang tugas yang harus dikerjakan.

Alhamdulillah, itu semua menjadi latihan bagi saya agar terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik secara emosional dan mampu mengontrol diri, beradaptasi saat berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Terima kasih juga untuk paksu yang selalu menjadi patner dalam melakukan segala aktivitas saya. Dukungannya sungguh sangat membantu saya. Semoga  Slumuth Family selalu bisa menginspirasi orang lain dimulai dari hal kecil dan sederhana.

Wassalamualaikum

1 komentar:

  1. unik yach Mbak kalau pakai caping, dalam bahasa kami caping itu sering kami sebut dengan tudung.

    Kereennnn tuch yang pakai capingnya. :)

    BalasHapus

Review Hari Ke - 2 , Menangkal Pornografi dengan Fitrah Seksualitas

Assalamualaikum, Alhamdulillah hari ini masih diberi kesempatan untuk ikut belajar di level 11 kelas bunda sayang. Level 11 mengangkat...

Popular Posts