Selasa, 30 Mei 2017

MARHABAN YAA RAMADHAN




MENGGAPAI KEISTIMEWAAN RAMADHAN


Assalamualaikum,

Hai teman-teman apa kabar semua? Semoga selalu sehat dalam indahnya kasih sayang Allah aamiin. Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk bertemu tamu agung yang dirindu semua umat muslim '' Bulan Ramadhan'' . Marhaban Yaa Ramadhan...


Jika ingat Ramadhan, ingatan ini seakan diajak mundur ke belakang dimana Ramadhan yang saya lalui belum sempurna. Dari tahun 2012-2016 adalah tahun luar biasa saya dididik oleh Allah untuk lebih sabar dan kuat sebagai calon ibu. Kisahnya biarlah saya ceritakan pada bagian lain ya hehe...( semoga bisa jadi family project berdua dengan suami dalam bentuk buku aamiin ).

Sekarang fokus pada persiapan dan istimewanya tamu agung kita '' Ramadhan.''
Sebelum cerita lebih jauh, yuk cari tahu apa saja yang istimewa berkaitan dengan puasa di bulan Ramadhan. Siap ya...lanjut..

A. Definisi Puasa

Menurut bahasa, puasa  ( shiyam ) berarti menahan ( al-imsak).
Sedangkan menurut syari'ah puasa berarti menahan diri sehari penuh dari segala yang membukakan. Menahan diri makan, minum, berhubungan jasmani serta seluruh syahwat dari sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

B. Kewajiban Puasa Ramadhan

Ramadhan bulan yang istimewa karena umat muslim diwajibkan untuk berpuasa bagi yang berakal sehat, telah mencapai usia baligh dan berkesanggupan puasa.

 Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman :

'' Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.'' ( Al- Baqarah : 183)

C. Keutamaan Puasa dan Bulan Ramadhan

1. Dari Abu Hurairah ra.; ia berkata; bahwa Rasulullah telah bersabda :

" Allah berfirman : semua amal anak adam ( kebaikannya) akan kembali kepadanya kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya. Puasa itu perisai, dan ketika seseorang berpuasa, jangan berbuat rafats dan keributan. Jika seseorang mencaci atau mengajaknya bertengkar, katakanlah, ' Saya sedang berpuasa.' Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa  di hadapan Allah lebih wangi dari aroma  kesturi ( misk). Orang yang berpuasa itu mendapatkan dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu Rabb-nya '' ( HR. Imam Bukhari ).

Maka puasa memiliki beberapa keutamaan :
a. Puasa adalah ibadah untuk Allah, dan allah sendiri yang memberikan pahala.
b. Puasa itu perisai
c.  Bebas bau mulut di sisi Allah ( lebih harum dari kesturi). Walau begitu kita janganlah lupa untuk menggosok gigi sebelum tidur dan sesudah sahur ya, karena Allah juga suka dengan kebersihan.
d. Dijanjikan satu pintu surga khusus yang berpuasa bernama ‘‘ Ar- Rayyan
e. Puasa sebagai Kafarat Dosa
f. Puasa menghapus dosa yang telah lalu
g. Puasa menjadi syafaat di hari kiamat


2. Dari Abu Hurairah, ia berkata ; bahwa Rasulullah telah bersabda :

‘‘ Apabila datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka serta semua setan dibelenggu.'' ( HR. Muslim)

3. Bulan Turunnya Al-Qur'an

4. Terdapat Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar merupakan malam yang mulia, penuh berkah dan keutamaan. Sebagaimana Allah berfirman :

‘‘ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya ( Al-Qur'an ) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.'' ( Al-Qadr : 1 - 3 )

Artinya, amal perbuatan pada malam Lailatul Qadar lebih baik dibanding amalan seribu bulan yang dikerjakan tidak pada malam Lailatul Qadar. Jadi jangan sia-siakan malam Lailatul Qadar yang hanya ada di bulan Ramadhan. Perbanyak ibadah untuk bisa meraih berkah di malam Lailatul Qadar.

5. Ramadhan Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Pembebasan dari Api Neraka.

6. Pahala Berlipat Ganda

D. Kiat-kiat  Menggapai Keistimewaan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh hikmah dan pendidikan. Hikmah kesehatan dan pendidikan terhadap jiwa. Melatih kesabaran, menumbuhkan sifat kasih sayang dan kerinduan saat bermunajat hanya kepada Allah. Penuh keberkahan dan keistimewaan. Jadi sudah selayaknya kita menyiapkan diri secara lahir dan batin dengan sebaik-baiknya dan hanya mengharap ridho dari Allah.

 Berikut kiat-kiat yang bisa dilakukan ya teman-teman:

a. Persiapkan keluarga dan lingkungan untuk menyambut Ramadhan berkah.
Bisa dengan buku-buku yang berhubungan dengan puasa ramadhan. Berdiskusi tentang hikmah ramadahan, mengikuti kajian-kajian menyambut Ramadhan sehingga hati semakin siap dan khusyuk saat tiba bulan Ramadhan.

b. Persiapkan diri sejak bulan Syaban
Bisa dengan membiasakan bangun sholat malam, berpuasa sunah di bulan Syaban.

c. Disiplinkan diri sholat tepat waktu
Jangan menunda atau mengulur waktu untuk sholat. Segera laksanakan jika sudah memasuki waktunya. Sholat tepat waktu akan membuat hati tenang.


d. Latih diri menjalankan ibadah sunnah
Selain melaksanakan ibadah wajib, latih diri untuk menjalankan ibadah sunnah sedikit demi sedikit secara bertahap. Ibadah sunnah di bulan Ramadhan berpahala luar biasa dan bisa menambah tabungan kita di akhirat.

e. Berzakat dan bersedekah
Jangan pernah takut mengeluarkan zakat dan sedekah untuk orang lain. Zakat dan sedekah kita akan membersihkan harta kita dan melatih diri untuk jadi orang yang berjiwa sosial, dermawan, suka berbagi, tidak tamak dan kikir. Kita harus menyadari bahwa di dalam rezeki yang kita dapat, ada hak orang lain yang harus kita tunaikan. Agar kita menjadi hamba yang rendah hati, menyadari bahwa rezeki yang didapat semata-mata hanya titipan dari Allah. Zakat dan sedekah juga memupuk hati menjadi lembut untuk lebih peduli dan menyayangi kaum dhuafa juga anak-anak yatim. Yuk bantu mereka dengan menyisihkan apa yang menjadi haknya.


f. Perbanyak membaca dan mempelajari Al- Qur'an
Ramadhan saat istimewa karena di dalamnya ada malam diturunkannya Al-Qura'n. Kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman hidup juga petunjuk di jalan kebenaran.



g. Belajar tahsin bersama, mengaji bersama atau mendengarkan murottal menambah pahala.
Jangan lupa menambah hafalan surat-surat pendek. Hehe kalau sedang belajar bareng seru walau masih banyak kekurangan disana- sini apalagi tajwid, masih banyak yang belum tepat. Ampuni saya Ya Allah...semoga Engkau memudahkan saat proses belajar ini aamiin.

h. Menahan amarah dan perkataan yang sia-sia
Jangan lekas marah dan jangan berghibah yang ga jelas. Itu sama saja menyia-nyiakan puasa...untuk ibu-ibu jangan ngerumpi hehe..

i.  Sholat berjamaah
Usahakan saat tarawih bisa berjamaah, sambil menyambung tali silaturahim dengan lingkungan. Rasanya luar biasa saat malam sholat berjamaah di masjid. Tenang, khusyuk, campur aduk jadi satu. Sambil bisa melancarkan bacaan surat-surat yang kita hafal, dengan menyimak bacaan imam sholat.

j.  Muhasabah diri
Banyak mengoreksi kesalahan dan kekurangan diri. Kemudian banyak istighfar memohon ampunan dari Allah. Juga saling bermaafan dengan sesama agar hidup menjadi tenang. Perbaiki diri dengan belajar terus.

Ini adalah kiat-kiat yang saya jadikan sebagai cambuk untuk memperbaiki diri agar menjadi orang yang lebih bertaqwa terhadap Allah dan bisa menggapai keistimewaan Ramadhan. Dukungan keluarga dan lingkungan juga penting. Semoga Ramadhan tahun ini lebih baik dari pada Ramadhan tahun lalu. Aamiin..

Karena kehidupan di dunia hanyalah sementara, berlombalah untuk mencari bekal akhirat agar kelak kita bisa tinggal di '' Jannah-Nya'' bersama keluarga dan hamba-Nya yang bertaqwa.

Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat aamiin.

Wassalamualaikum

Sumber Inspirasi

Darul Hikmah, 2017, Tahrib Ramadhan Meraih Berkahnya Ramadhan dengan Iman dan Taqwa, Bandar Lampung.

Haya Binti Mubarok Al - Barik,  1422 H, Ensiklopedi  Wanita muslimah, Cetakan Kedelapan, Muharram, Darul Falah, Jakarta.

Masjid An- Nur, 2017, Kiat- kiat Agar Tak Gagal Ramadhan, Bandar Lampung.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review 3 Game Level 11 Pentingnya Pendidikan Seksualitas

Assalamualaikum, Malam ini ternyata sudah masuk presentasi ketiga. Dan kali ini yang naik ke panggung adalah kelompok 1, dengan menga...

Popular Posts